Rabu, 18 Juli 2012

WAGUB INGATKAN TIDAK ADA SWEPING ORMAS PADA BULAN RAMADHAN.



Masal News.
Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf mengharapkan individu ataupun kelompok orang yang bergabung dalam organisasi kemasyarakatan (ormas) tidak melakukan kegiatan sweeping (penyapuan) pada bulan Ramadan. Seluruh masyarakat yang beribadah puasa dan yang tidak beribadah diharapkan saling menghormati serta tidak ada kegiatan sweeping yang cenderung main hakim sendiri.
"Ibadah adalah hubungan antara manusia dengan Tuhan, jalankan saja masing-masing. Bila ada yang tidak sesuai dengan aturan, laporkan saja. Jangan melakukan sweeping yang sifatnya sendiri-sendiri," tutur Dede kepada wartawan Masal News saat ditemui di Gedung Sate, Jl. Diponegoro Kota Bandung, Rabu (18/7/12).
Dikatakannya, hari besar keagamaan yang sudah ditetapkan merupakan milik bangsa Indonesia, bukan perorangan atau kelompok. Karena itu, setiap umat Islam bisa menjalani puasa sesuai tata cara yang diyakininya.Untuk tempat makan, kata dia, bisa juga dibiarkan beroperasi meskipun harus menyesuaikan dengan suasana ramadan supaya menjadi tertutup. "Kan di Indonesia tetap ada masyarakat yang nonmuslim yang tidak berpuasa atau umat Islam yang sakit dan harus mengonsumsi makanan," ungkapnya.
Mengenai tempat hiburan, ia mengatakan, memang sudah ada aturannya untuk tutup saat ramadhan. Bila ada yang melanggar,maka masyarakat tinggal melaporkan ke kepolisian. Kepolisian dan diharapkan kepolisian bisa bertindak cepat.
"Kepolisian diharapkan bergerak lebih cepat supaya jangan ada sweeping dari nonpemerintah. Kalau ada siapapun yang melanggar, laporkan! Jangan ada masyarakat yang main hakim sendiri," ungkap Dede. (Rony)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar