Selasa, 22 Agustus 2017

Harris : Provinsi Jabar Kedepan Lebih Maju Lagi

BANDUNG,--  Wakil Ketua DPRD Jabar Harris Bobihoe pada peringatan HUT Jabar ke 72 ditahun 2017.Mengatakan kesempatan ini harus dijadikan momentum untuk membangun Jawa barat jauh lebih baik dan maju lagi.
Prestasi dan kemajuan  yang telah diraih oleh provinsi Jabar 10 tahun belakangan ini sudah cukup luar biasa. Hal ini tentunya tidak terlepas dari kinerja pak Gubernur beserta jajarannya bersama-sama DPRD Jabar yang terus membangun dan berinovasi dalam berbagai bidang. Sehingga kemajuan provinsi Jabar saat ini sudah lebih maju dari tahun-tahun sebelumnya.
Semua keberhasilan dan penghargaan yang telah diterima provinsi Jabar  harus kita pertahankan. Untuk itu,  DPRD Jabar siap mendorong dan mendukung pihak Pemprov Jabar untuk meningkatkan kinerja dan SDM. Melalui kinerja yang baik dengan didukung SDM professional, tentunya kita dapat meningkatkan  APBD  terutama yang berasal dari PAD.  Dengan meningkatknya PAD, insya Allah tingkat kesejahteraan rakyat juga akan meningkat. Sehingga penghargaan yang jauh lebih besar lagi tentunya dapat kita terima.
Hal ini dikatakan Harris Bobihoe kepada wartawan saat ditemui diruang kerjanya, beberapa waktu lalu.
“Apabila kita mampu mempertahankan penghargaan yang telah diraih saat ini, insya Allah kedepan kita akan mendapatkan penghargaan lagi yang jauh lebih besar.” ucapnya.
Lebih lanjut Harris mengatakan, sampai saat ini ada 3 sektor yang menjadi skala prioritas yaitu, Pendidikan, Kesehatan dan Infrastruktur. Ketiga sektor ini merupakan pendongkrak IPM (Indeks Pembangunan Manusia). Untuk itu, DPRD Jabar sangat mendorong ketiga sektor ini tetap menjadi skala prioritas dalam setiap pembahasan dan penyusunan RAPBD.
Harris menjelaskan,  dampak dari alih kelola SMA/SMK ke provinsi tentunya diharapkan dapat meningkatkan Angka Partisipasi Kasar (APK). Insya Allah APK Jabar dapat mengalahkan DKI dan Jatim, dalam waktu yang tidak terlalu lama. “ Kita optimis itu”, ujarnya.
Untuk sektor Kesehatan,  Dewan juga mendorong penambahan Puskesmas dan mendorong Puskesmas menjadi PONED. Hal ini sangat penting, agar masyarakat terutama yang tinggal jauh dari perkotaan tidak perlu jauh berobat ke kota, cukup dirawat di Puskesmas/Poned.  Kacuali kalo memang perlu dirujuk ke RSUD.
Selain itu, kita juga minta kepada pihak Dinkes Jabar, untuk menambah tenaga medis dan peralatan dimasing-masing Poned, agar kebutuhan dasar kesehatan masyarakat dapat tertangani.
Sedangkan, untuk bidang Infrastruktur secara umum sudah cukup baik, bahkan tingkat kemantapan jalan saat ini sudah menembus angka 98% jalan-jalan provinsi sudah dalam kondisi baik.
Untuk  saat ini dan kedepan kita telah berkoordinasi dengan Kabupaten Kota untuk meningkatkan jalan-jalan dibawah wewenang Kab/kota.  Bahkan dalam beberapa kegiatan baik Hearing Dialog maupun saat Reses anggota Dewan, kita minta agar pihak Kab/kota untuk segera mengajukan proposal ke Provinsi tembusan ke DPRD Jabar, agar kita bisa menganggarkan dana untuk perbaikan infrastruktur jalan Kabupaten/kota melalui Bantuan Keuangan Daerah.
Dengan infrastruktur yang cukup bagus tentunya dapat mendorong kelancaran perekonomian masyarakat daerah, sehingga pendapatan ekonomi masyarakat juga meningkat.
Harris juga menghimbau dan mengajak kepada seluruh masyarakat Jawa barat, di usia provinsi Jabar ke 72 tahun ini, tentunya masyarakat Jabar semakin dewasa dalam bertindak dengan tidak memikirikan golongan, kelompok maupun pribadi. Mari kita berpikir untuk kemajuan provinsi Jawa barat yang jauh lebih baik dan maju lagi.
Sebagai provinsi terpadat dengan jumlah penduduk sudah mencapa 48 juta jiwa tentunya, kita berpikir bagaimana mensejahterakan rakyat kedepan. Untuk itu, kami dari DPRD Jabar bersama Gubernur dan jajarannya, staf ASN mengajak seluruh masyarakat Jabar untuk membangun provinsi Jabar kedepan jauh lebih baik lagi.(Rony)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar