Kamis, 12 Juni 2014

Gubernur: Pemprov dan DPRD Harus Kompak





BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan (Aher) menghimbau para anggota DPRD untuk fokus terhadap kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. Ini diutarakannya dalam silaturahmi bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat terpilih masa bakti 2014-2019 di KPU Jawa Barat, Senin (9/6).

Menurut Gubernur, negara harus fokus dan bekerja untuk membangun kesejahteraan masyarakat dalam berbagai aspek. Adanya ketimpangan dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat membuat rakyat menjadi sulit untuk mengakses segala kebutuhan, baik kebutuhan hukum, ekonomi, sosial serta keamanan.

Menurutnya, Keadilan dalam berbagai bidang kehidupan akan menciptakan masyarakat yang aman dan sejahtera. “Keadilan yang sesungguhnya yaitu membangun bersama dan berhasil memberikan kesejahteraan kepada rakyat”, jelas Aher.

Pada Pemilihan Umum legislatif 9 April lalu, di Jawa Barat terdapat 10 daerah pemilihan. Sementara anggota terpilih DPRD Jawa Barat masa bakti 2014-2019 berjumlah 100 anggota.

Gubernur berharap Pemerintah Provinsi dan DPRD dapat kompak dan satu pemikiran untuk memajukan Jawa Barat melalui aspirasi yang disampaikan masyarakat. Aher menambahkan sinkronisasi antara program Pemprov dan Pemerintah Kabupaten/Kota akan mampu mempercepat tujuan negara, sehingga kesejahteraan dan hadirnya rasa aman untuk masyarakat akan tercipta.***

AKSES KEADILAN MUDAH UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT




 BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengungkapkan bahwa hukum yang berkeadilan serta dapat diakses untuk semua kalangan masyarakat harus menjadi bagian proses penegakkan hukum. Ini disampaikannya pada acara pisah-sambut Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Senin (9/6).
 Ahmad Heryawan (Aher) menitikberatkan pada proses keadilan yang mudah diakses. Hal ini dapat menjadi proses terciptanya rasa aman dan pembangunan kesejateraan masyarakat, yang merupakan tujuan dari sebuah Negara.
 Untuk itu, bukan hanya keadilan di bidang hukum, keadilan ekonomi pun dapat tercipta apabila pemerintah bersama aparat penegak hukum dan sosial memberikan keleluasaaan kepada masyarakat untuk kemudahan akses tersebut.
 Gubernur menambahkan pengungkapkan kasus atau penyimpangan harus bisa terungkap di dunia. “Penyimpangan harus bisa terungkap di dunia. Kejaksaan, Pengadilan, Kepolisian harus menjadi bagian dari pengungkap itu”, tegas Ahmad.
 Acara yang berlangsung di Sasana R Soeprapto, Kejaksaaan Tinggi Jawa Barat ini, merupakan serah terima jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat yang baru, Feri Wibisono, S.H., M.H., CN dari Kejati sebelumnya Joko Subagyo, S.H., M.H yang mengemban jabatan sebagai Kejati Jawa Barat selama 8 bulan.***

GUBERNUR: MORAL DAN KEARIFAN LOKAL SEBAGAI LANDASAN PENDIDIKAN



BANDUNG – Pembentukan moral harus menjadi landasan pada setiap penyelenggaraan pendidikan. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menegaskan hal tersebut saat menerima komunitas pendidikan di Jawa Barat pada Senin (9/6) di Gedung Pakuan.  
 Dengan masih maraknya pornografi, menurut Aher, penyelenggara pendidikan harus memberikan keteladanan dan menanamkan moral sebagai bagian dari proses pendidikan di masyarakat. Gubernur juga menekankan perlunya kearifan lokal untuk setiap tahapan pendidikan. Hal tersebut untuk lebih dapat menciptakan manusia yang berakhlak dan cinta akan daerahnya.
 Selain moral dan kearifan lokal, peserta pendidikan juga harus mendapatkan pelajaran dan pengetahuan yang lebih bersifat aplikatif. “Pelajaran Kewirausahaan harus diberikan langsung oleh pelaku usaha, bukan guru yang memberikannya,” ungkap Aher.
 Pada pertemuan yang diikuti oleh Dewan Pendidikan Jawa Barat, Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Barat, Tripartit Pendidikan Kejuruan, Badan Akreditasi Provinsi (BAP) Sekolah dan Madrasah, Gubernur juga berpesan agar setiap anggota komunitas memiliki ketaatan pada aturan komunitasnya, sehingga tercipta jiwa saling memiliki terhadap komunitas profesinya.***

AHER TERIMA SATYALANCANA WIRA KARYA BIDANG SDM, PERTANIAN DAN NELAYAN


MALANG -- Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menerima penghargaan Satyalencana Wira Karya Bidang Sumber Daya Alam, Pertanian dan Nelayan yang disematkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono pada Pekan Nasional Petani Nelayan XIV Tahun 2014 di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen Malang Jawa Timur, Sabtu (7/6) sore.

Anugerah tersebut diterima Aher sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa-jasa serta dharma bakti yang besar terhadap Negara dan Bangsa Indonesia sehingga dapat dijadikan teladan bagi orang lain serta telah berhasil mensukseskan program yang berkaitan dengan pengembangan sektor pertanian dan perikanan. 

Ini adalah kali keempat Aher mendapatkan Satyalancana Wira Karya selama menjabat menjadi Gubernur Jawa Barat. Sebelumnya Aher telah menerima Satyalancana Wira Karya dalam bidang UKM, Keluarga Berencana dan Kependudukan, Bidang Sosial. Dan saat ini beliau menerima penghargaan dalam bidang Pertanian dan Perikanan.

Aher mengatakan hal ini bermakna penghargaan tertinggi di bidangnya, bersyukur atasnya walau mendapatkan penghargaan bukan target akhirnya.

“Ya kita bersyukur, karena sering kali kita mengatakan bahwa kita membuat program mengenai program pertanian, program apa saja kan tidak didedikasikan untuk mendapatkan penghargaan kan? tapi jika program tersebut dipandang dan dinilai berhasil kemudian kita mendapatkan penghargaan, apalagi Satyalencana dari presiden langsung ya tentu kita sangat bersyukur. Mudah mudahan ini menjadi motivasi untuk lebih berprestasi lagi khususnya dalam bidang pertanian,” ungkap Aher. 


Selain Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono juga menyerahkan penghargaan Satyalancana Pembangunan dan Satyalancana Wira Karya kepada 40 penerima lainnya yang terdiri dari petani dan kepala daerah. 

Jumat, 30 Mei 2014

HUT ke-31, Wagub Puji Kinerja BPKP


BANDUNG – Peran aktif Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dalam pengawasan keuangan dan pembangunan di Indonesia mampu menghasilkan kepercayaan dari pemerintah dan menghasilkan kinerja yang baik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, sebagai inspektur pada upacara peringatan HUT BPKP ke 31 Tahun 2014, yang diselenggarakan di Kantor BPKP, Jl. Raya Cibeureum no 50 Bandung (30/05).

Dengan mengusung tema “Semangat PIONER (Profesional, Integritas, Orientasi Pengguna, Nurani dan Akal Sehat, Independen, Responsibel) dan 5 As (Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Ikhlas, Kerja Tuntas, Penuh Integritas), momentum ini diharapkan dapat meningkatkan BPKP dalam mengawasi pembangunan nasional.

Wakil Gubernur, ditemui usai upacara peringatan mengungkapkan harapannya akan peningkatan kinerja BPKP sebagai mitra pemerintah provinsi.

“BPKP ini harus bisa mengawal (pembangunan nasional), karena kita ingin sukses penyelenggaraan, jangan sampai kita keliru”, paparnya.

Dalam hal upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi, BPKP telah bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dengan melaksanakan Koordinasi Supervisi Pencegahan (Korsupgah) dan Koordinasi Supervisi Penindakan Korupsi bersama-sama KPK pada tingkat provinsi di seluruh Indonesia untuk mencegah tindakan yang bersifat koruptif.

Turut hadir pula Pimpinan DPRD dan anggota forum koordinasi, Bupati dan Walikota se-Jawa Barat , atau yang mewakili, Kepala BPKP Provinsi Jawa Barat, Hamonongan Simarmata, serta para staff karyawan dan karyawati BPKP Provinsi Jawa Barat.***

Wagub Serahkan Kadeudeuh Bagi Atlet Sea Games dan Para Games Asal Jabar





BANDUNG  -- Penghargaan dan apresiasi sudah selayaknya perlu diberikan kepada atlit dan pelatih, agar mereka senantiasa termotivasi untuk terus berlatih dan berjuang mengharumkan nama daerah dan bangsa. Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar berharap pencapaian dan apresiasi prestasi ini menjadi dorongan semangat bagi pembinaan olahraga prestasi di Jawa Barat yang lebih baik lagi.

Ini disampaikan Deddy pada penyerahan penghargaan dan uang kadeudeuh kepada para atlet, pelatih, dan official asal Jawa Barat yang tergabung pada kontingen Indonesia, yang berlaga pada Sea Games ke-27 tahun 2013 dan Asean Para Games ke-7 tahun 2014 di Myanmar.  Penghargaan diserahkan di Hotel Horizon, Bandung, Rabu (28/5).

Lebih lanjut Deddy mengajak kepada seluruh stakeholders pembangunan olahraga di Jawa Barat untuk senantiasa berperan aktif meningkatkan prestasi olahraga di Jawa barat.


Deddy berharap Olahraga di Jawa Barat dapat semakin berprestasi sekaligus memberikan kontribusi yang signifikan bagi kemajuan olahraga nasional dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

Turut hadiri oleh Forum Koordinasi Derah Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Provinsi Jawa Barat, Ketua dan Pengurus Cabang Olahraga, serta Para Kepala OPD terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota Jawa Barat.***

Pemprov Jawa Barat Raih Bhumandala Award 2014




BANDUNG - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menerima Bhumandala Award 2014 yang diberikan di Gedung Negara Pakuan Jl. Otto Iskandardinata No.1 Bandung sebagai penghargaan atas upaya pembangunan infrastruktur berbasis informasi geospasial pada Rabu(28/05).
 Aher tidak menyangka bahwa program-program pembangunan Jawa Barat akan dinilai oleh badan informasi geospasial dan diberi penghargaan sebagai provinsi terbaik.
 “Saya seringkali mengatakan, ketika bikin program, saya tidak pernah program tersebut didedikasikan untuk sebuah penghargaan. Tapi ketika ada penghargaan, kita terima, bahwa ternyata Alhamdulillah apa yang kita buat cukup baik dan layak untuk dapat penghargaan,” papar Aher.
 Menurut Kepala Badan Informasi Geospasial Asep Karsidi, Jawa Barat dinilai sebagai provinsi yang paling peduli dalam menyelamatkan bumi melalui informasi geospasial.
 “Pemerintah daerah Jawa Barat ini satu-satunya pemerintah daerah yang pionir dalam menjalankan perda, begitu meyakini bahwa data, termasuk data spasial itu penting,” tutur Kepala Badan Informasi Geospasial ini.
 Provinsi Jawa Barat mendapatkan penghargaan ke 144 ini setelah mengungguli Provinsi Sumatera Selatan dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
 Dalam acara tersebut, turut hadir pula Asisten Pemerintahan Hukum dan HAM, Ahdiyat, Assisten Perekonomian, Yerri Yanuar, Kepala Bappeda, Denny Djuanda, Kepala BPLHD, Anang Sudarna, Kepala Diskominfo, Dudi S. Abdirachim, Kepala Dinas ESDM, Sumarwan HS, dan Staff Setda Provinsi Jawa Barat.***