Jumat, 06 Juli 2012

STATUS HUKUM PDAP MENJADI PT DIDUKUNG DPRD PROV.JABAR.



Masal News. Bandung
Panitia khusus II DPRD Provinsi Jawa Barat yang salah satu materinya membahas tentang Raperda perubahan status Perusahaan Daerah  Agrobisnis dan Pertambangan (PDAP) menjadi Perusahaan Terbatas (PT). Agro Jabar.  Sudah hampir selesai, kini tinggal masalah asset.
Pada prinsipnya DPRD Jabar  dapat memahami dan mendukung keinginan Pemprov Jabar untuk merubah status PD  menjadi PT. Namun dengan catatan, permasalahan asset harus terlebih dahulu dibereskan.
Demikian dikatakan, anggota Pansus II DPRD Jabar Daddy Rohanady ( FPGerindra) saat ditemui Wartawan diruang kerja Fraksi Gerindra, Jum’at (6/7/2012).
Daddy mengatakan  gara-gara pendataan asset yang dimiliki PD Agronesia belum sesuai antara data tertulis dan data dilapangan tidak cocok, maka pembahasan Pansus sempat tertunda dan diperpanjang masa kerjanya sampai tanggal 11 Juli mendatang.
Biro Asset mengusulkan pada Pansus II, kedalam 3 kelompok asset, yaitu pertama kelompok yang dapat dimanfaatkan kembali, dalam artian dapat diwariskan kepada PT yang terbentuk, kedua dikembalikan ke Pemprov Jabar yang dikategorikan  bermasalah, ketiga dihapus bukukan. Namun, yang menjadi sorotan Pansus II, adalah apa yang akan diwariskan ke PT nanti.
Konsentrasi bisnis PT nanti sesuai dengan nama adalah bidang yang berkaitan tentang bisnis Agro, seperti bidang perkebunan, pertanian, pertambangan. Adapun lahan yang akan dimanfaatkan nanti terdiri dari lahan di daerah Wanaraja –Kab Garut yang relatif bersih baik dari sisi defakto maupun deyure jelas-jelas milik pemprov Jabar.  
Yang kedua di Pengalengan- Kab Bandung, berdasarkan hasil tinjauan Pansus dan informasi yang disampaikan pihak PDAP , ternyata di lahan Pengalengan ada konflik antara petani penggarap dengan PDAP. Lahan dikuasai oleh penggarap, dalam artian masyarakat tetap berkeinginan untuk menggarap lahan tersebut.
Realita di lapangan ternyata dari asset lahan PDAP yang berdasarkan data di sertifikat tertulis seluas lebih kurang 135 Ha. Namun yang dikuasi secara riil oleh PDAP hanya seluas 4500 M2. Ini jelas-jelas menjadi persoalan, untuk itu pansus II cukup serius menyikapi soal asset ini, ujarnya.
Dalam pembahasan pansus dengan Biro Hukum Setda Jabar, sudah ada beberapa solusi yang ditawarkan diantaranya Pemprov duduk bersama dengan Dewan. Pemkab Bandung tapi harus juga melibatkan aparat keamanan ( Kepolisian) bila perlu melibatkan Kejaksaan dan pengadilan. Karena tanah Pemprov dikuasai oleh orang-orang yang tidak berhak memilikinya.
Lebih lanjut Daddy mengatakan, jika tanah yang dikuasai oleh masyarakat tersebut tidak diambil maka solusinya adalah masyarakat selaku penggarap kita bina dan dijadikan warga binaan bekerjasama dengan PT nantinya. Dengan catatan, silakan masyarakat menggarap lahan tersebut namun tetap asset milik Pemprov. Sehingga tidak ada yang dirugikan, lahan tetap milik pemprov dan petani tidak terusir.
Daddy juga mengungkapkan,  bila nanti status hukum PD telah berubah menjadi PT, maka asset tersebut tidak dapat dikatakan modal. Untuk itu, Pemprov harus menyertakan modal diluar asset. Adapun modal yang dimaksud dalam bentuk uang bukan dalam bentuk barang.
Berdasarkan persyaratan pendirian PT bahwa harus memiliki modal sebesar Rp.150 Miliar, sehingga Pemprov Jabar harus menyertakan modalnya nanti sebesar 50% plus 1 atau sebesar Rp. 75,5 miliar.
Diharapkan  dengan telah berdirinya PT nanti, peluang bisnis dalam menambah PAD cukup besar, tinggal bagaimana nantinya manajemen PT tersebut, harus benar-benar orang yang memiliki kapabelitas, kemampuan, keberanian. Memiliki sateplan bisnis yang maju, jangan sampai seperti sekarang, ujarnya. (Rony)  

DPRD MINTA PEMPROV.JABAR KERJASAMA DENGAN KEJATI KEJAR ASET




Masal News.
Ketua DPRD Jawa Barat Ir. H. Irfan Suryanegara, meminta Pemerintahan Provinsi Jawa Barat untuk segera  bekerjasama dengan pihak kejaksaan Tinggi Jawa Barat, dalam mengejar asset Pemprov Jabar yang dikuasai oleh pihak lain.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat sebaiknya segera bekerja sama dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) bila ingin segera mengambil alih aset yang diduduki pihak lain. Langkah hukum harus ditempuh bila pemprov mau menuntaskan permasalahan aset yang sering masuk dalam catatan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK)."
Hal itu ditegaskan Irfan  kepada wartawan di Gedung DPRD Jabar, Jl. Diponegoro Bandung, belum lama ini.

"Kami meminta Pemprov untuk segera membuat MoU (memorandum of understanding) dengan Kejati supaya segera menindak orang-orang yang menempati aset Pemprov secara ilegal,"
tuturnya.

Lebih jauh dikatakan Irfan:  "DPRD memiliki banyak temuan mengenai penyerobotan aset tersebut. Misalnya di Cirebon, Karawang, Sukabumi, dan lainnya yang diduduki oleh warga sebagai tempat tinggal ataupun tempat usaha pihak swasta. di Sukajadi juga ada aset seluas empat hektare yang dipakai pihak lain. Kejati seharusnya bisa memproses itu," pinta Irfan.

Ditegaskan fungsionaris Partai Demokrat Jawa Barat ini, penyelesaian melalui jalur hukum bisa menimbulkan efek jera supaya tidak ada lagi yang menduduki aset Pemprov secara illegal.(Rony)

Rabu, 04 Juli 2012

GUBERNUR BUKA POPDA KE IX JABAR




 Masal News. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan  mengharapkan kepada seluruh atlet yang  terlibat dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah ( POPDA) IX Jabar 2012,  dalam  meraih prestasi hendaknya tetap mengedepankan nilai-nilai sportipitas dan nilai juang yang tinggi.
Prestasi terbaik yang diukir atlet muda dalam ajang Popda ini, nantinya akan dijadikan duta-duta olahraga muda dalam mewakili Jawa Barat ke ajang Popwil 2012 di Provinsi Lampung bulan Nopember mendatang, sehingga  bisa merebut Juara Umum.
Demikian dikatakan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat membuka Popda IX Jabar 2012 GOR Padjadjaran Kota Bandung.  Rabu (4/7/2012).  Dihadiri juga sejumlah pimpinan SKPD dan perwakilan Muspida Jabar
Dikatakan,  kegiatan POPDA  ini harus jadikan ajang seleksi bagi para pelajar berprestasi di tingkat provinsi. Juga merupakan perwakilan atlet muda Jabar dalam untuk terjun dalam kancah tingkat Nasional. Tentu dengan tekad yang kuat untuk mengharumkan Jawa Barat, segala prestasi dapat diukir. Sehingga para atlet Jawa Barat akan diperhitungkan serta menjadi inti kekuatan Tim Nasional di kancah yang lebih tinggi lagi.
“Dengan bekal kerja keras dan motivasi juara dalam meraih prestasi, mudah-mudahan prestasi gemilang dapat dipersembahkan bagi Jawa Barat, menuju Jabar Bersatu untuk kesatu dalam bidang olahraga ” ujarnya
Selain itu diharapkan juga prestasi yang diukir mampu mengharumkan nama Jawa Barat, sekaligus persiapan bagi Jawa Barat untuk mampu menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional XIX tahun 2016 mendatang. Untuk itu kita harus optimis untuk mewujudkan Jawa Barat Terkini atau Jawa Barat Terunggul dan Termaju serta menjadi Kekuatan Inti Tim Nasional Indonesia,ujarnya.
 Sementara itu,  Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda Jabar, Otji Wiharjadi dalam sambutannya mengatakan, tujuan pelaksanaan POPDA kali ini adalah sebagai sarana evaluasi terhadap pelaksanaan pembinaan olahraga pelajar di daerah menuju Polwilnas tahun 2012 dan Popnas tahun 2013.
Selain itu, media untuk memupuk, memelihara dan menggalang persatuan, persaudaraan di kalangan pelajar di seluruh Provinsi Jabar. Juga sukses penyelenggaraan dan sukses prestasi olahraga pelajar daerah Jabar.  Dengan tema “Optimalisasi Pembibitan Atlet Pelajar Jawa Barat Menuju Prestasi Nasional.
 Adapun jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 17 cabang, yang diikuti sebanyak 2500 atlet pelajar dari 26 Kab/kota se Jabar. Dengan jumlah medali yang diperebutkan sebanyak 219 medali emas, 219 medali perak dan 290 perunggu. Lokasi lomba tersebar di Kota Bandung, Kabupaten Bandung dan Kabupaten Karawang, tandasnya.
Ditambahkan Kabid Olahraga Kamarul Bachri, bahwa Popda IX tahun 2012 ada terjadi penambahan Cabor , jumlah kontingen dan medali. Pada Popda VIII 2010 lalu, jumlah cabor ada 16, kini jadi 17 yaitu ditambahkanya cabor Judo.
Dalam ajang Popda kali ini juga, atlet yang ada di PPL Jabar dikembalikan ke daerah masing-masing dan dipersilahkan untuk memperkuat daerahnya. Sehingga diperkirakan perolehan mendali antar kabupaten/ kota akan terjadi persaingan yang cukup ketat. Jadi ada kemungkinan tidak ada daerah yang menominasi perolehan mendali, tandasnya.(Rony)

2 File telah Dilampirkan| 247KB

Minggu, 01 Juli 2012

ALUMNI SMP MUHAMADIYAH 2 DEKLARASIKAN” FOKAL”.



Masal News.
Acara reuni akbar Smp Muhamadiyah 2 yang di selenggarakan pada hari minggu ,1 juli 2012 bertempat di Hotel Grand Royal Panghegar  Bandung mendeklarasikan  Organisasi  “FOKAL” (Forum komunikasi Alumni ) Smp Muhamadiyah 2  Sejak tanggal 11 bulan 11 tahun 2011 telah membentuk suatu wadah  Alumni komunitas yang berawal dari keinginan bersama dari alumni dari berbagai angkatan .Reuni ini bemaksud selain mempererat tali silaturahmi dari berbagai angkatan juga ingin memberikan komtribusi kedepan smp muhamadiyah ini dan menjadikan sarana komunikasi dan informasi seluruh angkatan smp muhamadiyah2 Bandung.Atas prakarsa dari pengurus angkatan 71 (atau alumni 73)mengadakan diskusi di café Moyang dan terbentuklah FOKAL ini. Terbentuknya” FOKAL “ini diawali dengan pertemuan tidak sengaja beberapa alumni angkatan masuk 1971 yaitu Achmad Sofyan Sastrawiria (angkatan 71),Dadang Budiman Dan Didin Djaenudin serta beberapa orang yang lainya.
Reuni akbar ini dihadiri oleh Mantan kepala sekolah  H .achlan Husen,H Iding Sutardi ,H Hamzah dan juga kepala sekolah yang menjabat sekarang Wawan Gunawan,serta para guru senior. Pada sambutan Ketua umum A.Sofian Sastrawiria mengatakan Bahwa dengan dibentuknya  FOKAL ini untuk memberikan sarana informasi dan komunikasi untuk mewujudkan tali silaturahim dalam mewujudkan tali kekeluaragaan dan persaudaraan antara para alumni dan menumbuhkan sikap toleransi sesama  alumni .. (Rony)

Asisten Kesra Jabar Aip lepas Kontingen PESPARAWI X Jabar



Masal News
 Gubernur Provinsi Jawa Barat, Ahmad Heryawan mendukung Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi(PESPARAWI) X Jawa Barat yang akan mengikuti PESPARAWI Tingkat Nasional X yang diselenggarakan, 1-11 Juli 2012 di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Hal ini dinyatakan Gubernur dalam sambutan yang disampaikan Asisten III Kesejahteraan Rakyat Pemprov Jawa Barat, H Aip Rivai, Kamis(28/6/2012) petang, ketika melepas secara resmi Kontingen PESPARAWI X Jawa Barat, di Aula Barat Gedung Sate Bandung.
Acara pelepasan dihadiri Kabag Tata Usaha Kemenag Kanwil Prov Jawa Barat, DR Mohammad Athoillah, M.Ag, Kabid Pembimas Keristen Kemenag Jawa Barat, Pdt DR.JM Nainggolan dan beberapa pendeta serta 60 anggota Paduan Suara dan Panitia serta Official.
Menurut rencana, kontingen akan berangkat, 4 Juli 2012 sebanyak 120 orang termasuk Panitia dan Official, juga Tim Paduan Suara Anak (PSA) yang diwakili Kota Depok.
Gubernur Jabar lebih lanjut menyatakan, dengan ajang PESPARAWI ditingkat Nasional X tahun 2012, diharapkan mampu memberikan dukungan produktif bagi terpeliharanya kerukunan kehidupan beragama ditengah-tengah masyarakat dan tumbuhnya kondisi yang kondusif bagi berkembangnya aktivitas keagamaan, sosial, politik dan kebudayaan.
Bersamaan dengan terus berubahnya pola pikir dan pola interaksi internal/eksternal dalam kehidupan umat beragama.
Untuk itu Gubernur berharap agar semua ummat beragama menjaga harmonisasi antar pemeluk umat beragama guna mewujudkan masyarakat yang silih asah, silih asih dan silih asuh.
Sementara itu Ketua Lembaga Pengembangan PESPARAWI Daerah (LPPD) Prov Jabar, Drs Lyster Marpaung dalam laporannya menyatakan, dengan keterbatasan dana yang dimiliki pihaknya akan berupaya keras untuk berangkat ke Kendari dan mempertahankan Juara I Champions yang diraihnya tahun 2009 lalu di Samarinda, Kaltim.
Dikatakan,  kontingen Pesparawi Jabar akan mengikuti 7 dari 11 jenis katagori lomba. yaitu Paduan suara dewasa campuran, paduan suara anak, Solis anak putra putri, solis remaja putra putri dan lagu etnik. (Rony)

SERTIJAB KEPALA KANWIL KEMENKUMHAM JAWA BARAT



Masal News.
Kepala kanwil  kementrian Hukum dan Ham  (Kemenkumham )Jawa barat diserahterimakan  dari M Nasir Almi Kepada I Wayan Dusak  yang bertempat di aula kanwil yang terletak di jalan Jakarta no 27 Bandung.pada hari jumat,29 juni 2012 lalu.
“Kualitas sumber daya manusia (SDM)menjadi kuncikinerja institusi ini,oleh karena itu perlu ada peningkatan kualitas SDM sehinggapelaksanaan kinerja berjalan baik “demikian ucap kepala kanwil kementrian hukum dan ham  jawa barat yang baru dilantik  jumat 22 juni 2012 di Jakarta oleh Mentri Hukum dan Ham Amir Syamsudin.
I Wayan Dusak  mengagantikan M Nasir Almi yang pensiun.I Wayan Dusak sebelumnya menjabat sebagai kepala kanwil kemenkumham Bengkulu.Beliau berharap apa yang dilakukan Nasir bisa melanjutkan lebih baik lagi. “Saya banyak belajardari beliau sebagai senior,ini adalah kepercayaan dan amanah yang harus dilaksanakan  dengan baik” lebih lanjut I Wayan Dusak mengatakan tak akan membedakan pimpinan  dan bawahandalam melaksanakan tugasnya.
Sementara itu M Nasir Almi menyatakan kebanggaannya Atas kinerja kanwil kemenkumham  jawa barat” Selama 19 bulan bekerja saya berharap beberapa system yang dikembangkan divisi atau bagian dari kemenkumham jawa barat bisa dikembangkan dan dilaksanakan juga di daerah lain.beliau mencontohkan keberadaan situs web atau laman untukmemeriksa barang sitaan dan rampasan sepertiyang dimiliki  Rupbasan (rumah penyimpanan barang sitaan ) Bandung bisa dilakukan di daerah lain.(Rony)