Kamis, 28 Februari 2013

Provinsi Bengkulu Berguru Pendidikan Ke DPRD Jabar




Bandung;- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi Bengkulu Rabu (27/2)  berguru ke DPRD Jawa barat untuk lebih banyak mempelajari  masalah pendidikan gratis yang telah diterapkan di jawa Barat.
Rombongan anggota DPRD diterima oleh H. Ricky Kurniawan, Lc.  Anggota Komisi E DPRD dari fraksi Gerindra Jawa Barat di ruang  rapat Badan Kehormatan  DPRD Jawa Barat.
Dikatakan Ricky DPRD Provinsi Bengkulu saat ini tengah menyusun perda pendidikan gratis dari SD hingga SMA, mereka menyebutnya Perda SMS ( semua mesti sekolah), ekspektasi mereka terhadap Jabar cukup kita apresiasi , karena Jawa barat telah memiliki Perda itu, memang kita telah punya perda sejak th 2008, itu terkait dengan perda pendidikan gratis  yang lebih kepada pendidikan dasar , sementara mereka merencanakan pendidikan gratis hingga SMA.
Sementara kita saat ini punya wacana banyak hal  yang harus disikapi  masalah wacana pendidikan 12 tahun, kemudian juga kita menyikapi masalah keputusan MK yang lalu tentang pembubaran RSBI.
Sementara domain anggaran provinsi ini untuk RSBI dan SLB. Itu yang akan  kita update di perda nanti, kita memang belum masuk ke perda itu tetapi kita sudah punya ancang-ancang kesana, mau tidak mau ini harus disikapi.
Kemudian mereka juga belajar mengenai masalah bantuan keuangan untuk kabupaten dan kota, termasuk juga masalah anggaran pendidikan  20 persen, apakah  termasuk belanja langsung atau tidak, ada wacana 20 persen itu tidak termasuk belanja tidak langsung, gaji tidak termasuk didalamnya pure untuk pendidikan diluar gaji. Ini juga kita sedang menuju tahap itu.
Mereka juga punya wacana yang baik tentang masalah sms ini, tetapi juga mereka kesulitan masalah koordinasi antara  kabupaten -kota yang kurang koordinatif, walaupun kita juga sudah ada PP 19, yang hirarkis itu, tetapi dal;am banyak hal mereka juga cukup mengeleuhkan masalah itu. (Rony)   




Tidak ada komentar:

Posting Komentar