Sabtu, 11 Agustus 2012

Jalur Lanjutan Baru untuk mengatasi kemacetan arus mudik Lebaran.


                                                                  Ir.Agus Hendrarto
                                    Kasatker Pelaksana Jalan Nasional Wil. II Jawa Barat

 Masal News.
          Umat islam di indonesia menjadikan idul fitri sebagai hari raya utama, momen berkumpul kembali bersama keluarga,.
Diperkirakan, dua minggu menjelang hari raya idul fitri 1433 H / 2012 M, umat islam sudah mulai sibuk memikirkan perayaan hari raya lebaran, yang paling utama adalah mudik atau pulang kampung.           
 Mudik sudah identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang lebaran. Kondisi ini mengharuskan pemerintah memfasilitasi dengan menyediakan sarana dan prasarana transportasi yang baik agar arus mudik dan balik lebaran termasuk jalur wisata dapat berjalan dengan aman dan lancar
Setelah Lingkar Nagreg di bangun tahun 2011 yang dapat mengurai kemacetan di jalur Mudik Lebaran  tahun lalu. Tanjakan Gentong dengan ketinggian mencapai 18 % menjadi prioritas perhatian nasional di jawa barat dalam arus lebaran tahun ini. Hal tersebut karena jalur baru Viaduct Gentong dengan tingkat kemiringan 10% yang sedang dibangun sepanjang 1,2 km belum sepenuhnya mencakup lima tanjakan. Dibutuhkan 4,8 km lagi lanjutan jalur baru viaduct gentong agar kemacetan di jalur gentong bisa teratasi.
”Agar lepas dari lima tanjakan seharusnya jalan yang dibangun mencapai 6 km. Sekarang yang dibangun baru  1,2 km sehingga kurang 4,8 km” ujar Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Jawa Barat Ir. Agus Hendarto MM.saat wawancara dengan wartawan diruang kerjanya beberapa waktu lalu.

Dikatakan Agus, perlunya jalur lanjutan tersebut sudah dilaporkan kepada Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak saat meninjau tanjakan gentong bebrapa waktu yang lalu. Namun, realisasi masih harus menunggu pembahasan anggaran. Yang pasti tahun dapan akan kami usulkan.
Dalam rancangan kasar, jalur lanjutan tersebut nantinya akan melanjutkan jalur baru yang sekarang dibangun tetapi tanpa masuk ke jalur lama. Sementara jalur baru viaduct saat ini masih bertemu dengan jalur lama dan menyisakan tiga tanjakan bahkan satu diantaranya, adalah tanjakan stroberi, kemiringannya paling besar yaitu 18 persen.
            Lebih lanjut dikemukakan Agus, pada tahun ini tanjakan gentong mendapat perhatian karena potensi kemacetan ditimbulkan secara murni oleh kondisi jalan yang mengakibatkan kendaraan berjalan merayap yang akhirnya kendaraan menumpuk dan timbul kemacetan. Sementara yang menjadi perhatian nasional lainya di Jawa Barat antara lain Pasar Limbangan, Lewo, dan Malangbong Kabupaten Garut. Untuk pasar-pasar tersebut  dikarenakan aktivitas pedagang yang menggunakan badan jalan sebagai tempat jualan.( Rony )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar