Jumat, 22 Juni 2012

BNP JABAR ADAKAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN TENAGA PENYULUH P4GN.



Masal News.Kasus  penyalahgunaan Narkoba setiap tahunnya cenderung mengalami kenaikan yang makin  mengkhawatirkan hasil survey terakhir tahun 2008 menunjukan prevalensi penyalahgunaan narkoba usia 10 – 59 tahun di Indonesia secara umumadalah 1,99%dari populasi penduduk atau 3.362.526 jiwa,yang terdiri dari pelajar/mahasiswa 1.355.057 orang ( 40,30% ) dan bukan pelajar 2.007.469 orang (59,70%) .Daripopulasi penduduk jawa baratyang berjumlah kurang lebih 44.000.000 jiwa maka prevalensi penyalahguna Narkoba diperkirakan mencapai 880.000 jiwa.

Sedangkan berdasarkan data yang tercatat di Polda dan BNP Jabar bahwa pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba di Jabar pada tahun 2008 ada sebanyak 2.006 kasus, tahun 2009 ada 5.249 kasus dan pada tahun 2010 menurun menjadi 3.233 kasus.

Melihat masih cukup banyaknya kasus penyalahgunaan narkoba di Jabar, ini harus menjadi perhatian kita semua. Ujar  Plt Kepala Pelaksana Harian BNP Jabar, H. Aip Rivai saat acara fasilitasi pendidikan dan pelatihan tenaga penyuluh P$GN bagi tokoh masyarakat, Agama, Pemuda, Pendidik, Organisasi kemasyarakatan tokoh wanita dan aparatur tahun 2012, di Hotel Karang Setra Bandung, baru-baru ini.

Dikatakan  perkembangan kasus penyalahgunaan narkoba yang kian mengkhawatirkan ini terindikasi dengan terbongkarnya pabrik-pabrik narkoba  khususnya jenis psikotropika berskala besar di wilayah Jabar dalam beberapa tahun terakhir ini.

Program pencegahan, pemberantasan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) yang dicanangkan pemerintah RI berdasarkan Intruksi presiden RI No.12 tahun 2011 yang salah satu isi pokoknya menginstruksikan kepada para menteri, lembaga tinggi Negara, para Gubernur, Bupati/ Walikota harus mengambil langkah dalam rangka uapaya P$GN dilingkungan masing-masing.

Upaya tersebut perlu dilakukan secara komprehensif, multidimensi dan terkooordinasi dengan melibatkan pemerintah dan seluruh lapisan masyarakat, ujarnya.

Menurut Aip Rivai dengan kegiatan ini, diharapkan dapat menghasilkan kader tenaga penuluh P4GN di kalangan pemuda yang tersebar di seluruh KAbupaten/kota se Jabar. Selain itu diharapkan juga mereka (mantan peserta Diklat-red) dapat menyampaikan permaslahan penyalahgunaan narkoba dan upaya penanggulangan kepada masyarakat.

Lebih lanjut dikatakan, adapun tujuan dari diklat ini diantaranya membentuk tenaga penyuluh yang handal, juga memberikan pemahaman dan motivasi para pemuda sebagai generasi muda, untuk ikut berpartisipasi dalam penanggulangan permasalahan P4GN). Juga meningkatkan rasa kesadaran masyarakat di Jabar terhadap permasalhan Narkoba secara factual. Tandasnya. ( Rony )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar