Rabu, 02 Januari 2013

Amanat, Undang-undang 35 tahun 2009 Wagub Jabar Dede Yusuf Lepas Karyawan BNP Jabar




Masal News.
        Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf Macan Effendi  yang juga Ketua Umum Badan Narkotika (BNP) Jabar  merasa terharu saat memberikan arahan yang sekaligus melepas puluhan karyawan BNP yang telah disalurkan kebeberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov Jabar.
        BNP Jabar berdiri tahun 2008 dengan Ketua Umumnya di jabat  oleh Wagub, dan Ketua Pelaksana Harian ( Kalahar) Asisten III Setda Jabar, dibantu 3 orang Kabid dan puluhan Karyawan ( PNS dan Non PNS). Namun karena amanat Undang-Undang No 35 tahun 2009 tentang Badan Narkotika Nasional, maka BNP Jabar akhirnya dibubarkan dan di bentuk BNNP ( Badan Narkotika Nasional Provinsi) yang merupakan kepanjangan tangan BNN.
       Hal ini dikatakan Wakil Gubernur Jabar Dede Yusuf  kepada  wartawan ,  saat melepas dan perpisahan dengan karyawan BNP di kantor BNP Jabar, jalan Cilaki-Bandung, Rabu (2/1/2013).
Dikatakan, sekitar empat tahun BNP Jabar berada dan bekerja, telah berhasil menakan angka peredaran dan penyalahgunaan Narkoba.  Pada tahun 2012, BNP Jabar berhasil menurunkan tingkat peredaran  Narkoba dari peringkat dua (2) Nasional berhasil diturunkan menjadi peringkat enam (6)  nasional.
        Keberhasilan menekan angka peredaran Narkoba di Jabar bukanlah pekerjaan mudah, karyawan BNP Jabar dalam menjalankan tugasnya taruhannya adalah nyawa.  Karena berhadapan dengan para gembong narkoba dan sendikatnya. Tapi karyawan BNP tidak takut  dan terus bekerja berdasarkan Tupoksi, walapun banyak hambatan. Alhamdulillah, sampai saat ini tidak ada satupun karyawan BNP yang menjadi korban, ujarnya.
       Dede mengungkapkan, mulai hari ini 2 Januari 2013 secara resmi BNP Jabar di bubarkan, namun walaupun sudah dibubarkan Pemprov Jabar akan tetap konsisten untuk  terus memerangi peredaran Narkoba di Jawa Barat. Yaitu melalui OPD terkait seperti Disdik, Dinkes, Dinsos, Disorda.
      “Untuk itu, saya berpesan kepada seluruh mantan karyawan BNP,  kendati BNP telah dibubarkan namun semangat perjuangan untuk melawan, menghambat dan mencegah Narkoba harus tetap digelorakan di manapun tempat bekerja yang baru” pesannya.
       Dalam kesempatan tersebut, Dede Yusuf  mengucapkan  banyak terima kasih atas kerjasamanya yang bekerja untuk masyarakat Jabar,  dan memohon maaf bila selama menjadi Ketua Umum BNP ada ke alfa-an dan kekurangan.  
Wagub  menyempatkan waktu berbagi kesan dan pesan kepada seluruh jajaran BNP, mulai dari tingkat office boy, tenaga honorer, satpam, staf PNS hingga pejabat eselon IV, III dan II.
Ridho (Non PNS)  menyampaikan bahwa selama di BNP sangat terkesan dengan semangat kebersamaan dan kekeluargaanya. “Selama di BNP ini, yang saya rasakan adalah kebersamaan dan tidak ada perbedaan antara tenaga PNS dan honorer, semuanya diperlakukan sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar